Senin, 27 Februari 2017

Menyanyi Biar Adem


AGISTA Nur Sa'adda, merupakan satu dari sekian banyak perempuan yang sangat suka bernyanyi. Menyanyi itu, membuat hati lebih tenang dan menghilangkan pikiran yang lagi suntuk. "Intinya itu, menyanyi bikin hati jadi adem," katanya.

Cita-citanya Menjadi Pegawai Bank

Perempuan yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas ini, memang menjadikan bernyanyi sebagai salah satu hobinya. Bahkan belakangan ini, Agista panggilan akrabnya, sering mendapatkan uang jajan tambahan dari hobinya itu.

Dulu Ditolak, Kini Dicari



MEMBUKA usaha tidak bisa dengan sim salabim. tidak seinstan layaknya membalikkan telapak tangan. Apalagi home industry. Penuh lika-liku, cucuran keringat, dan juga korban perasaan. Dulu ditolak-tolak oleh pelanggan sampai sumpah serapah tidak mau, sekarang malah cari-cari.

Begitulah gambaran usaha roti dan kue yang ditekuni Rina Maydiana dan keluarganya. Perempuan kelahiran 31 Mei 1989 ini mengaku jerih payahnya selama ini sudah membuahkan hasil. Dia merasakan betul merintis usaha dari nol. Sekarang, sukses dengan omset ratusan juta.

Sabtu, 25 Februari 2017

Dedikasi di Pendidikan


PEREMPUAN ini sudah hampir sembilan tahun mendedikasikan dirinya di dunia pendidikan. Tepatnya pada 2009 lalu, Nindri Susantri mengabdikan dirinya untuk mengajar.

Selalu Terobos Gelap

ORANG tua mana yang tidak khawatir ketika anak perepuannya melintas sendirian di tengah gelap malam.Pasti khawatir lah.Takut terjadi sesuatu di tengah jalan.Namun bagi yang menjalani dianggap sudah biasa.Itulah yang dialami perempuan yang bernama lengkap Ayu Septin Sri Rahayu.Perempuan kelahiran 16 Maret 1997 ini setiap hari melintas di kawasan bulakan.Dari Lumajang sampai di rumah tinggalnya yang berda di Senduro.Dia harus melintas kawasan rawan dan gelap.Malam hari sepulang kuliah yang berkisar antara pukul 20.00 sampai 21.00"Iya,setiap hari pulangnya malam.kuliahnya kan emang bakda isyak selesainya,"kata perempuan berkrudung ini.Mau bagaimana lagi.Sebab,pagi hari dia harus bekerja.Sepulang itu,dia memang sering langsung pulang ke rumah.Baru setelah Magrib,dia kembali ke Kampus untuk menempuh kuliah di jurusan manajemen STIE Widyagama yang kini sudah duduk disemester 2.

Jumat, 24 Februari 2017

Tak Bisa Jauh dari Emak


KASIH ibu tsk terhingga sepanjang masa, Barangkali itulah yang masih melekat di benak semua orang. Susah meninggalkan ibu, bahkan, tidak bisa hidup jauh-jauh darinya. Meski sudah besar sekalipun kebiasaan itu masih dialami.

Basah di Kencatikan


Sudah sekitar delapan tahun yang lalu, keluarganya mendirikan usah dirumahnya. Waktu itu umurnya masih sekitar 12 tahun. De Ajeng Eka Putri, sudah diperkenalkan orang tuanya, tentang kecantikan.

Kamis, 23 Februari 2017

Dibilangnya Multitalante


SEABREK keinginan jka dijalani semua dengan sungguh-sungguh tidak akan ada yang tercecer. Diyakini bisa dan mendapatkan hasil memuaskan. Hal itulah yang membuat seseorang terdidik menjadi sosok multitalenta.

Begitulah yang dialami Rizki Puji Lestari. Dia mahir merias karena kelurganya punya usaha wedding.  Cakap juga dalam urusan tata boga karena jadi hobinya. Desain grafis tidak pernagh ketinggalan karena itu jurusan semasa di sekolahnya. Dan satu lagi. Dia juga jago melayani orang karena pekerjaanya saat ini menjadi resepsionis.

semua itu dirasakan  betul perempuan kelahiran 27 Juli 1995 ini. Perempuan asal Dea karang Bendo Kecamatan Tekung ini adalah si ragil dari pasangan Saturi dan Sudariyanti. Dia sering dibilang cakap dalam sejumlah urusan. Sampai-sampai ada yang bilang dia multitalenta.

Terbiasa Sederhana


BEGITULAH perempuan yang satu ini, saat ditanya gaya hidup apa yang saat ini dia jalani? Jawaban singkatnya adalah tidak suka gaya hidup mewah. Dengan kata lain, hidup dengan cara yang sederhana adalah pilihannya.
Permpuan yang lahir di Lumajang 6 Oktober 1998 ini menuturkan, gaya hidup yang terlalu mewah membuat kasih sayang dari orang tua berkuarang. "Karena dia terlalu memperdulikan kehidupannya sendiri," katanya.
Sehingga menjadi diri sendiri iru sangat penting. Sehingga, dalam hidup tidak hanya mengandalkan harta. Melainkan sebuah kebersamaan yang terus terjalin. "Dengan tampil apa adanya hidup akanlebih indah," tambahnya.

Rabu, 22 Februari 2017

Dimotivasi Door To Door


BUKAN sekedar menjalankan tugas sebagai abdi negara. Aapalagi sekedar menggugurkan kewajiban. Tewtapi jika sudah sampai pada tingkatan iklas, akan dilakukan seberat apapun pekerjaannya. Demi anak didik berprestasi, dibelain sampai memotivasi doorto door.

Begitualah kerja keras yang dilakukan Fransisca Bunga Ayu. Perempuan kelahiran 24 Februari ini, sejak 2006 lalu menjadi pegawai negeri sipil. Sebagai gru SD. Namun, dia tugas itu tidak hanya dijalankan. Tetapai lebih dari itu. Dia begitu totalitas menjalankan tugasnya. Sampai akhirnya murid-muridnya berprestasi. Minimal tidak kalah bersaing dengan pelajar perkotaan.

Bakso Lumajang Itu Beda

JIKA sudah keblinger kuliner,kemanapun akan diburu.Apalagi jika sudah ketagihan sejak kecil.Pasti diker-kejar sampai dapat.Sampai akhirnya tahu ciri khas kuliner Lumajang dan luar Lumajang.Bakso Lumajang dinilainya berbeda dengan bakso luar.Lebih yahud.Lumajang.
Winda Lestari lah yang merasakan ini.Dia mengaku memang sudah sreg dengan bakso khas Lumajang sejak masih kecil."Kalau bakso itu makanan wajib.Bakso Lumajang masih tetap saya rasakan beda dibanding lainnya,"kata perempuan kelahiran 22 November 1990 ini.

Selasa, 21 Februari 2017

Cinta Madrasah


MENJADI seorang guru sudah menjadi cita-cita Alfin Miftakhul Khoir, perempuan yang kini menempuh kuliah di salah satu perguruantinggi di Jember. Dia sedang berusaha mewujudkan cita-citanya dengan mengambil studi jurusan pendidikan guru madrasah ibtidaiyah.

Terpaksa Suka Novel



BEGITULAH perempuan yang satu ini. Gara-gara tugas, dia harus menyukai novel. Namun, bukan novel seperti kebanyakan yang terdapat ditoko-toko buku. Melainkan novel Berbahasa Arab.

Senin, 20 Februari 2017

Suka Gambus

KATA gambus banyak dikenal sebagai musik asal timur tengah. Namun, kebanyakan tidak mengetahui jika gambus merupakan alat musiik petik yang berasal dari timur tengah. Tampilannya mirip seperti gitar, hanya saja memiliki tabung yang cembung. Dan itu merupahan ciri khas gambus.

Hanya saja, bukan masalah itu yang ingin disampaikan Rohmawati, perempuan ini merupakan salah satu vokalis gambus. Suaranya yang molek sangat cocok membawakan lagu yang identik berbahasa arab itu.

Terkesan Pendakian Gunung




PUNCAK Mahameru memang menarik banyak perhatian. Bukan cuma buat warga Lumajang saja. Mereka yang di luar Lumajang  dan peornah singgah di Lumajang lama pstinya masih terkenang. Eksotikanya masih sulit dilupakan.

Begitulah yang dirasakan Ratih Kumara Dewi. Perempuan kelahiran 16 Mei ini merasakan betul betapa indahnya pemandangan di puncak mahameru. Memang tidak begitu sering dia naik gunung. hanya beberapa kali saja tak sampai hitungan puluhan.

Sabtu, 18 Februari 2017

Ingin Jadi Penyanyi

Feby Mega Trinita adalah salah satu perempuan yang sangat suka dengan yang namanya nyanyi.sedari kecil cita-cita itu sudah tercapai apa belum,yang pasti,saat ini dirinya sudah dikenal dengan suaranya yang merdu.Fiby begitu perepuan ini biasa dipanggil.Perempuan yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas ini mengaku,kegemarannya dengan menyanyi itu sudah ada sejak di taman kanak-kanak.Saat itu pelajaran yang paling dia sukai adalah menyanyi anak dia hafal saat itu.Bahkan keluarganya juga mendukung dengan menyediakan alat untuk Fiby bernyanyi."Masih di TK dulu,sama ayah dibelikan untuk bernyanyi,"katanya.Mulai dari situlah,Fiby terus bernyanyi.Dari yang dulunya fasih dengan lagu anak,lain cerita untuk saat ini,lagu pop merupakan sarapan bagi dirinya.Banyak lagu pop dari dalam dan luar negeri dia kuasai.

Serjana Pertania yang Administratif


GELAR seseorang tidak sepatutnya mengekang. Justru seharusnya bisa lihai dalam mengeksplorasikan diri. Meskipun serjana pertanian, paling tidak bisa mahir ngurus administrasi.
Begitulah kira-kira. Dan asalah satu yang merasakan adalah Anita Nur Laela asal Gang Makam Nomor 31 Desa Yosowilangun Kidul, Kecamatan Yosowilangun. Perempuan kelahiran 18 Maret 1993 ini adalah anak semata wayang dati Syehariyo dan Ribut Diana Wati.

Jumat, 17 Februari 2017

Diam Itu Menjenuhkan



TERNYATA ada yang bilang diam itu tidak enak. Menjenuhkan duduk santai di rumah setelah merampungkan pekerjaan rumah tanggamalah dibilang aneh. Keluiar bertangtanggapun juga kurang bermanfaat. Maka, bekerja yang dianggap sebagai salh satu solusinya.

Jadikan Perpus Tempat Refresing


    BANYAK orang masih sempit memaknai fungsi perpustakaan. Dianggapnya sebagai tempat membaca, ataupun meminjam buku-buku saja. Padahal tidak. Fungsinya bisa juga dijadikan tempat refresing dan bertukar ilmu.

Kamis, 16 Februari 2017

Kembangkan Jamur Tiram


SEKARANG ini sudah banyak zamannya lagi ibu rumah tangga berdiam diri hanya ngurus anak dan rumah. Kebanyakan sudah bergeser mencari tambahan pendapat keluarga melalui usaha sampingan ataupun rumahan. Seperti Emil Nurul Huda ini. Dia sukses mengembangkan budi daya ju\amur tiram.

Kerja Sepulang Ngajar


TIDAK sedikit perempuan tangguh di Lumajang. Dari kalangan pendidikan juga ada. Tidak jarang menemukan guru yang melanjutkan bekerja sepulang dari mengajar. Salah satunya adalah A'an Lidiawati.

Selasa, 14 Februari 2017

Pilih Kerudung Sya'i

SIBUK dengan pekerjaan itu mah sudah biasa. Begitu juga denagn mengenakan kerudung. Dianggap sudah biasa karena banyak yang mengenakan. Namun, di tengah padatnya pekerjaan, tak banyak perempuan yang meluangkan waktunya untuk memperbaiki diri dengan memilih mengenakan kerudung sya'i
.

Itulah yang belakangan ini sedang ditekuni Winda Pradani Valentina. Perempuan kelahiran 14 Februari 1993 ini saat ini bekerja sebagai tenaga honorer di Dinas Kesehatan Lumajang. Sebelumnya dia pernah bekerja di Kantor Pos Lumajang.

Itu semua menurut dia sangat berguna. Sebab, dia ingin sekali menjadi muslimah taat. "Ya semacam memperdalam diri untuk menjadi muslimah sejati begitu. Sampai sekarang masih terus memperbaiki diri," ungkap alumni SMAN 1 Lumajang ini.

Gak Nyelfi Gak Asik

Hangout sama teman sampai travelling bareng sahabat,sudah menjadi tren muda - mudi saat ini.Bahkan,beberapa dari mereka menjadikan dua kegiatan itu sebagai hobi,atau kebiasaan yang mereka lakukan secara rutin.

Senin, 13 Februari 2017

Nyasar Jadi Guru PAUD


Susah seneng menjadi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) campur jadi satu. Tetapi, bagi yang suka bergaul dengan anak-anak, apapun kondisinya dirasa menyenangkan. Apalagi jika sudah kecanduan menggunakan pembelajaran visual. Hari-harinya selalu happy dengan pola itu.

Cermin Dari Anggota


PEMIMPIN itu bukan orang yang hebat, juga tidak patut bangga pada apa yang dijabatnya. Karena pemimpin itu memiliki kewajiban dalam mengayomi dan menjadi cermin dari anggota yang dipimpinnya. Itulah jawaban Nikmatun Nisak, saat ditanya soal pandangannya tentang seorang pemimpin.

Sabtu, 11 Februari 2017

Terinpirasi singa


BINATANG memang memiliki kepribadian yang kadang dicontoh oleh manusia. Seperti halnya Nisfatul Lailiah, perempuan yang satu ini benar-benar mengagumi keperibadian yang dimilki seekor singan

Berproses di Organisasi


YESI Antika Sari, merupakan sekian banyak perempuan yang memilih aktif di organisasi. Bukan untuk mengisi waktu kosong saja. Melainkan dia lebih memaknai organisasi sebagai salah satu proses di kehidupannya.

Menurutnya, organisasi itu memberi banyak pelajaran berharga. Di antaranya, tentang persahabatan, kekeluargaan dan rasa saling memiliki. "Tidak melulu soal mengisi waktu, tapi memaknai prosesnya sebagai pelajaran," katanya.

Jumat, 10 Februari 2017

Pilih Jadi Pedayung


LAHIR sebagai perempuan itu tidak memiliki peluang untuk tampil pada aktivitas yang notabene digeluti laki-laki. Alifia Shafira Yusni salah satunya. Meski perempuan, dia memiliki menjadi atlet dayung. Dia tetap eksis meskipun satu tim perempuan sendiri.

Kesan Pertama di Kumbolo

AKTIVITAS travelling ke lokasi wisata alam memang mengesankan.apalagi jika baru pertama kalinya dialami.Tujuannya di gunung pula.Tentu banyak kisah dan kesan yang didapat.Seperti Lusi Dwi Fatmawati yang begitu terkesan ketika mendaki ke Ranu Kumbolo.Rasa capek pun terasa lenyap seketika sampai.

Kamis, 09 Februari 2017

Rintis Omah Sinau



    MENJADI
ibu rumah tangga saja ternyata menjenuhkan. Makanya, perlu mengisi hari-harinya dengan aktifitas yang menghibur. Bukan dengan hiburan pada umumnya. Tetapi dengan merintis sebuah komunitas omah sinau yang ada di kecamatan tempeh.

    Begitulah yang dilakukan SIti Murniasih. Perempuan yang beralamat RT 04 RW 9 Dusun Kebonan Desa Gesang Kemcamatan Tempeh ini memang mulanya hanya ibu rumah tangga biasa. Namun beberapa bulan kemudian dia mencoba untuk membangun usaha. Yakni berjualan bajiu. Aktifitas itu membuat hari-hari nya tidak menjenuhkan.

    Selain itu, ternyata dia mulai tergugah dengan kondisi yang ada disekitarnya. Bahwa memang perlu dibuat sebuah komunitas yang dapat meningkatkan taraf pendidikan dan kualitas masyarakat sekitar.

Sukses Sampingan Pizza



KATA siapa lidah orang lumajang berasa asing dengan makanan pizza. Ternyta tidak. Bahkan, makanan kas italino itu menjadi favorit bagi warga Lumajang bagian selatan lagi.  Buktinya sampingan usaha pizza milik Siti Hanifah begitu suksesnya menyedot pembeli.

Rabu, 08 Februari 2017

Sabar Diomelin Pasien


MENJADI bidan salah satu puskesmas pinggiran memang makan hati. Setiap hari harus ekstra sabar. Terutama dalam menghadapi pasien yang sumber daya manusia (SDM) nya tergolong lemah.
Salah satu bidan yang merasakan betul kondisi ini adalah Revisa Widya Pratiwi. Perempuan kelahiran 5 Mei 1998 ini mengaku setiap hari harus melewati pengalaman tersebut.
Awalnya dia merasa kaget dengan profesi yang menyimpan banyak tantangan di pinggiran kota Lumajang ini. "Awalnya sih kaget. Tapi sekarang sudah biasalah. Sudah jadi makanan setiap hari," jawaban.

Sukses Dari Story Telling


    APAPUN ilmu yang didapat semasa sekolah sepatutnya untuk dikemnbangkan. Karena semua itu adalah bekal. Jikalau terasah bakal membuahkan prestasi.

    Begitulah yang dialami perempuan bernama Roshinta Meta Abriana. Perempuan asal jalan Brantas 36 Jogoyudan Lumajang ini ternyata merasakan betul manfaat  yang didapat semasa di bangku sekolah.

Selasa, 07 Februari 2017

Suka Air Terjun Dan Pantai

DARI sekian banyaknya lokasi wisata yang ada di lumajang,air terjun belakangan ini mulai banyak peminatnya.Tak salah jika ada sejumlah pengunjung yang begitu antusius hanya mendatangi dan mengamati air terjun itu.Salah satunya adalah Nur Rohmah.

Modal Ngutang Sejuta



    MERITINTIS usaha ini tidak mudah. Pontang-panting, kerja keras dan tak jarang juga melewati sedikit keluh-kesah. Namun, setelah melewati tahapan itu, manisnya bisa dirasakan. dari modal sejuta dan semangat tinggi, usaha itu sudah berbuah kesuksesan.

Senin, 06 Februari 2017

Toring Tambah Saudara



TOURING bukan hanya milik laki-laki lho. Perempuan juga bisa menikmati habi ini. Touring dengan klub motor malah di sebut sebagai sarana menambah saudara. Sebab, setiap agenda slalu membuka komunikasi dengan komunitas lainnya.

Rintis Madrasah Aliya


Berjuang demi pendidikan di desanya benar-benar dilakoni Novita Dian Pratiwi. Saat ini dirinya berjuang untuk melakukan yang terbaik untuk pendidikan di desanya. Novi tengah merintis sebuah sekolah.

Perempuan yang lahis di Lumajang 16 Agustus 1990 ini menunjukkan dedikasinya terhadap pendidikan. Menurutnya, pendidikan itu sangat penting untuk mencipktakan penerus yang memiliki nilai di mata masyarakat.

Sabtu, 04 Februari 2017

Mimpikan Rumah Sehat


TIDAK semua bidan memiliki sebuah impian yang sama. Ternyata ada juga yang memiliki obsesi tinggi dalam mewujudkan mimpi-mimpinya agar menjadi kenyataan. Yakni memimpikan sebuah rumah sehat.
Setidak-tidaknya, hal itulah yang selalu membalut pikiran Chilmiyah Rosilanda Abadan. Salah seorang bidan yang kini aktif di Ikatan Bisan Indonesia (IBI) Kabupaten Lumajang.

Konsen di Agroindustri

 KULIH agroindustri, merupakan pilihan perempuan asli Desa Nguter Kecamatan Pasirian ini. Syarifah Fatimah, adalah segelintir perempuan asal Lumajang yang mengambil kuliah di agroindustri.

Dia menuturkan agroindustri, adalah bagian dari agribisnis. Mencakup persoaln pertanian, perikanan, dan pertenakan. Hanya saja terkonsen dalam bidang industri pengolahannya. "Masih ada didalam agribisnis, hanya lebioh terkonsen kepada manajemennya saja," katanya.

Jumat, 03 Februari 2017

Ingin Jadi Model


MELENGAK-LENGOK
ditas catwalk merupakan keinginan perempuan yang satu ini, Krisma Malidarasi. "Kepingin menjadi seorang model saja, katanyan saat ditanya apa cita-cita yng akan dicapai kelak.

Menurutnya, menjadi seorang model itu adalah profesi yang semua orang bisa menjalankannya. Tidak harus bersetubuh seksi dan menarik. Namun harus memiliki karismatik yang membuat orang lain takjub.

Linda panggilann akran perempuan asli Lumajang ini mengakui, jika ketertarikannya sebagi seorang model berawal dari ketidak sengajannya. Disaat menponton acara yang menampilkannya model top dunia.

Dari situ keinginan Linda Muncul imajinasinya mulai tumbuh untuk nisa bergaya didepan kamera

Perawat Dagang Cokelat

SIAPA bilang jika punya pekerjaab tetap, kreativitas bakal tumpul. Bahkan, meski sudah jadi perawat dengan segudang kesibukan Siti Rochma masih bisa menunjukkan kreativitasnya. Malah, perawat ddi RSD Haryoto ini bisa membuat brand baru dengan cokelat klasik yang laris manis.


Kamis, 02 Februari 2017

Suka Hangout


Mungkin bgi sebagian orang, kata hangout identik dengan hura-hura. Namun tidak bagi Riska Yulia Fatimah. Dia lebih suka menghabiskan waktu di luar bersama teman-temannya dari pada hanya berdiam diri di rumah.

Tertarik Dengan Pergerakan


KATA 'Pergerakan" dalam nama organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ternyata memiliki kesan tersendiri bagi Dhiasti Eka Wulandari. Perempuan yang memiliki untuk aktif di organisasi itu, cenderung memilih  bergerak dari pada berdiam diri.


Menurutnya, arti dari kata pergerakan tersebut adalah tidak henti-hentinya melakukan gerakan untuk menuju perubahan yang lebih baik."Jelas seperti itu, semua anggota didoktrin untuk bisa melakukan hal positif," katanya.

Hal positif yang Dhias maksud adalah melakukan sebuah pekerjaan yang memiliki manfaat bagi orang lain. Jika itu kesulitan, dia menambahkan, minimal hal yang dilakukan itu, bermanfaat untuk dirinya sendiri.

Rabu, 01 Februari 2017

Aktif di Organisasi


MEMILIH  untuk jadi aktifis adalah pilihannya sendiri. meski belum lama, Fitriatul Homsah merasa yakin jika dirinya kan mendapatkan banyak ilmu dari organiasi yang diikutinya. Karena, setiap organisasi dinilainya akan memberi hal positif.

Tidak terkecuali organisasi pergerakan yang dia ikuti saat ini, mengajarkan untuk selalu peduli dengan sesama adalah ahal yang diperjuangkan. "Asik saja sih, bisa bertemu dengan orang baru dan teman baru," katanya.

Dia mengatakan, ada beberapa keseruan yang dirasakannya semenjak masuk diorganisasi. Tentu saja, setiap dirinya pulang dari kampus, pasti menyempatkan mampir ke kantor orgabisasinya itu.

Fitri merupakan salah satu dari sekian banyak mahasiswa yang ikut aktif dalam organisasi di Jember. Belum lama memang, tapi organisasi sudah membuatnta nyaman. 'gak tau ya, kok tiba-tiba suka organisasi,' ungkapnya.

Jago Kecantikan Kulit

WAJAR saja,jika Rifka Herliani jago dalam masalah kecantikan.Apalagi kecantikan kulit.Ternyata,mahasiswi ilmu keguruan ini,pernah mengenyam ilmu kecantikan kulit disalah satu sekolah menengah atas ternama di Lumajang.Sehingga,tidak heran jika Rifka sering dimintai tolong oleh teman kuliahnya untuk mengetahui jenis kulit yang mereka miliki."ada sih,beberapa teman yang meminta untuk diperiksa kulitnya,"katanya.Tidak hanya itu saja,ternyata Rifka juga mahir menentukan jenis kosmetik apa yang cocok digunakan dikulit tertentu.Menurutnya,kulit seseorang itu,memiliki kelembapan yang berbeda-beda.Kulit yang terlalu lembab juga tidak baik bagi pemiliknya,karena menimbulkan minyak yang berlebih.kulit yang terlalu kering juga tidak baik,karena kulit membutuhkan cairan agar terlihat segar.

Kalau Tidak Bisa Buka Buku Lagi