Sabtu, 11 Februari 2017
Berproses di Organisasi
YESI Antika Sari, merupakan sekian banyak perempuan yang memilih aktif di organisasi. Bukan untuk mengisi waktu kosong saja. Melainkan dia lebih memaknai organisasi sebagai salah satu proses di kehidupannya.
Menurutnya, organisasi itu memberi banyak pelajaran berharga. Di antaranya, tentang persahabatan, kekeluargaan dan rasa saling memiliki. "Tidak melulu soal mengisi waktu, tapi memaknai prosesnya sebagai pelajaran," katanya.
Selain itu dia mengatakan, tidak melulu hanya soal menjaga kekompakan antar anggota. Banyak pelajaran yang tidak didapatkan di kampus bisa dicari dalam organisasi tersebut. Maka dari itu, organisasi menurutnya sebuah wadah yang bissa menampung kemampuan yang dimilikinya.
Perempuan yang lahir di Lumajang 26 Juni 1994 ini merupakan mahasiswi IAI Syarufuddin yang sebentar lagi memakai toga kelulusan.
Sejak awal kali masuk kuliah, Yesi sudah aktif di organisasi kemahasiswaan.
Pergerakan Mahasiswa Iskam Indonesia (PMII) merupakan organisasi yang membawahnya menjadi perempuan yang loebih dewasa. Mengapa tidak, organisasi tersebut memberikan banyak pengalaman hidup bagi dirinya. "Banyak pengalaman yang saya lalui ketika di organisasi tersebut, " tuturnya.
Sehingga sudah bukan barang mustahil lagi bagi Yesi untuk selalu mencari teman dan pengalaman baru. Bahkan, pengalanam itu membawanya untuk menyukai salah satu kegi8atan yang sering disebut hunting.
Benar sekali. Anak pertama pasangan Sumali Bahtiar dan Nur Khotimah ini, sedang kepincut dengan yang namanya memotret. Menurutnya, hunting itu bisa mengepresikan diri. Setiap momen yang ingin abadikan merupakan hasrat yang dirasakan.
Selain itu, dia menuturkan, hunting juga membuat pikiran fresh. Apalagi dengan kegiatan dan rutinitas padat, hunting adalah salah satu cara yang dilakukannya untuk mencairkan kondisi otak. "Apalagi, ketika hunting panorama keindahan alam, benar-benar membuat hati tenang," ucapnya.
Yeni menuturkan, kesukaanya terhadap hunting itu baru-baru ini dia jalani. Belum banyak jam terbang. Namun, napa spot menarik sudah dikunjunginya. Seperti wisata-wisata alam di Lumajang.
Menurutnya, wisata alam di Lumajang ini merupakan surga bagi para pecinta fotografer. Pemandangannya yang indah dan panorama yang menyejukan, pasti membuat semua orang betah kondisi alam yang seperti itu.
Sehingga, Yesi bertekat untuk terus mengembangkan hobi barunya tersebut. Tidak nhanya untuk hunting-hunting saja, melainkan merambah ke dunia pekerjaan. "Kalau terus dikembangkan kan bisa menjadi pekerjaan," tutpnya. (mar/ras)
Sumber : Jawa Pos Radar Semeru, 29 November 2016
ditulis kembali oleh : (er)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar