Kamis, 23 Februari 2017

Dibilangnya Multitalante


SEABREK keinginan jka dijalani semua dengan sungguh-sungguh tidak akan ada yang tercecer. Diyakini bisa dan mendapatkan hasil memuaskan. Hal itulah yang membuat seseorang terdidik menjadi sosok multitalenta.

Begitulah yang dialami Rizki Puji Lestari. Dia mahir merias karena kelurganya punya usaha wedding.  Cakap juga dalam urusan tata boga karena jadi hobinya. Desain grafis tidak pernagh ketinggalan karena itu jurusan semasa di sekolahnya. Dan satu lagi. Dia juga jago melayani orang karena pekerjaanya saat ini menjadi resepsionis.

semua itu dirasakan  betul perempuan kelahiran 27 Juli 1995 ini. Perempuan asal Dea karang Bendo Kecamatan Tekung ini adalah si ragil dari pasangan Saturi dan Sudariyanti. Dia sering dibilang cakap dalam sejumlah urusan. Sampai-sampai ada yang bilang dia multitalenta.

Asalkan Dijalani Serius, Pasti Bermanfaat

Semua itu menurut dia biasa-biasa saja. "Emang bisa merias, Karena dirumah punya usaha itu," kata adik Evi  Herlina ini. Dia mengaku, sejak kecil memang orang tuanya memiliki usaha rias. kemudian diteruskan oleh kakaknya.

dan disitulah dia merasakan mudahnya merias. Bahkan, dia mjuga belajar merias secara otodidak dengan peralatan yang mendukung disalon kakaknya. "Dipaksa sih enggak, tapi malah seneng. Otodidiak belajarnya,' katanya.

Sampai saat ini, dia masih melakoni aktivitas merias itu. Tidak setiap har. Melainkan pada sabtu dan Minggu saja. Dalam sepekan, dua hari itu digunakan untuk ikut membantu kakanya merias di salon.

Urusan tata boga tidak kalah. karyanya juga tidak remeh-remeh. Alumni SMPN 3 Lunajang ini ternyta punya hobi membuat kue. Memang dasarnya senang masak kue sejak di masa SD. Baru biasanya masak sejak SMK. "inginnya masuk jurusan Tata Boga, tapi nyasar ke yang lain," katanya.

Ternyta bukan itu saja. Semasa sekolah dia memilih di SMK memang. Tetapi bukan jurusan yang diinginkan. Inginnya di tato boga tapi dia malah ikutan temannya di desain grafis. "nyasarnya di desain grafis, awalnya ikuan teman. tapi kemudian kok seneng begitu. ya dijalani saja dengan nyaman dan serius," katanya.

pengalaman lika liku itu ternyta tidak dijadikan pelajaran. Justru semakain banyak lika liku spesifikasi keilmuan yangn ditemuki karena keasyikan ingin mencari banyak pengalaman. Saat ini dia sudah duduk di bangku uliah. Dia semester 6 di STIE Widyagama Lumajang.. Tapi bukan di jurusan desain grafis. "Melainkan di Akutansi. gak nyambungnya,' ungkapnya.

Sudah begitu. dia masih tetap saja ngeyel meng-eksplore keingnannya. yakni dengan bekerja demi menambah pendapatan. bukan diperusahaan yang berurusan dengan akutansi. Melainkan dengan layanan umum yang menepatkan dia sebagai resepsionis.

Sejak senin sampai jumat dia aktifbekerja menjadi esepsionis di DPRD Lunajang. dalam lima tahun terakhir, dia ketambahan pekerjaan itu.

Dengan kondidi yang dialami dari berbagai pengalaman itu, dia menyimpulkan semua tetap ada manfaatnya. Semuanya itu kata dia saling melengkapi. "itumanfaatnya sekarang saja jadi resepsionis yang bisa vbanayk hal juga. Semua pasti bermanfaat asalkan dijalani dengan enjoy dan selalu membawa hasil positif," ungkapnya.(fid)

Sumber: jawa Pos radar Semeru, 23 januarai 2017
Disalin Kembali Oleh.(Rs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar